Tiup Rahim
By. IntanAr
Bulan
agustus 2017 sekitar pukul 05.00 WIB saya berangkat ke rumah sakit
Sesampainya
di rumah sakit saya mendaftar kemudian perawat mengantarkan saya ke ruangan
observasi untuk tiup rahim.
Huft
rasanya takut bgt. Kemudian saya diantar ke dalam. Sedangkan suami dan mama
saya menunggu di ruang tunggu. Saya diantar oleh salah satu petugas menuju tempat
tidur yang sudah disiapkan.
Kemudian
suster menyuruh saya untuk berganti pakaian untuk tindakan pakaian operasi. Dan
saya siap untuk di infus
Hah
diinfus nih sus tanyaku. Ternyata bukan diinfus tp gunanya untuk memasukan obat
bius.
Alhamdulillah
dalam hatiku berkata. Berarti ga akan terasa sakit ya.
Oh
iya aku ga sendirian lho ada 3 orang juga yang akan ditiup rahimnya. Dan aku
orang pertama yang akan ditiup rahimnya. Kemudian saya dan pasien yang lainnya
masuk ke dalam ruangan khusus. Tp ini bukan ruangan operasi. Entahlah ruangan
apa. Dengan posisi kaki naik ke atas dan dibuka lebar. Kemudian mulailah di
pasang oksigen dan dokter mulai dateng. Sesaat aku di bius dan sudah tidak
sadar
Setelah
tiup rahim selesai saya dibawa ke ruang perawat lalu suster memanggil nama saya
dan mengatakan bahwa tiup rahim sudah selesai. Dengan kepala yang pusing saya
hanya mengangguk.
Setelah
saya sadar prof tersebut masuk dan mengatakan bahwa tuba falopi saya tidak
paten. L
sedih bukan maen dan saat itu juga diputuskan untuk operasi.
untuk tiup rahim jangan lupa ya membawa pembalut dan obat nyeri seperti parasetamol. karena saat selesai tiup rahim biasanya kita mengeluarkan darah dan sedikit nyeri jadi parasetamol itu untuk meredakan.
Komentar
Posting Komentar